AALI
8425
ABBA
540
ABDA
0
ABMM
1250
ACES
1310
ACST
246
ACST-R
0
ADES
2720
ADHI
885
ADMF
7675
ADMG
218
ADRO
1400
AGAR
368
AGII
1395
AGRO
2300
AGRO-R
0
AGRS
246
AHAP
68
AIMS
342
AIMS-W
0
AISA
204
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
3990
AKSI
422
ALDO
715
ALKA
292
ALMI
238
ALTO
320
Market Watch
Last updated : 2021/09/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
458.78
1.26%
+5.72
IHSG
6108.27
0.78%
+47.51
LQ45
862.18
1.23%
+10.45
HSI
24221.54
0.51%
+122.40
N225
29639.40
-0.67%
-200.31
NYSE
16184.50
0.1%
+16.33
Kurs
HKD/IDR 1,827
USD/IDR 14,240
Emas
814,120 / gram

Susul PLN, BBRI Konsisten Jadi Penyumbang Dividen Terbesar untuk Negara

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Rabu, 16 Juni 2021 15:18 WIB
Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan mencatat BRI menyumbangkan dividen sebesar Rp11,7 triliun atau sebesar 26,4 persen dari total Rp45 triliun dividen.
Susul PLN, BBRI Konsisten Jadi Penyumbang Dividen Terbesar untuk Negara. (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan mencatat BRI menyumbangkan dividen sebesar Rp11,7 triliun atau sebesar 26,4 persen dari total Rp45 triliun dividen yang diterima negara dari BUMN. Kontribusi BRI tersebut menjadikan BRI sebagai BUMN penyumbang deviden terbesar bagi negara pada tahun 2020. 

Sebagai salah satu BUMN penyumbang deviden terbesar bagi negara pada tahun lalu, BRI berkomitmen menjaga kinerja positifnya meski perekonomian dihadang pandemi Covid-19 dan konsisten dalam memberikan nilai sosial dan ekonomi bagi stakeholder di saat bersamaan.

Di masa sulit seperti sekarang, tidak mudah menghadirkan nilai-nilai sosial (social values) dan ekonomi (economic values) secara beriringan. Namun, hal itu sudah menjadi tugas ganda bagi bank berkode saham BBRI tersebut. 

Corporate Secretary BRI, Aestika Oryza Gunarto, mengatakan pihaknya ternyata mampu menjawab tantangan. Hal itu terbukti dari kemampuan perseroan menjaga faktor-faktor fundamental tetap prima kendati ekonomi diserang pandemi.

Aestika menjelaskan hingga tutup tahun 2020 lalu aset BRI mampu tumbuh positif hingga menembus Rp1.511,81 triliun dan mampu membukukan laba sebesar Rp18,66 triliun. Artinya aset mengalami pertumbuhan yang sehat dan menghasilkan profitabilitas yang positif pula.

“Dengan kondisi fundamental yang baik dan sehat ini, ke depan kami yakin terus mampu mendeliver social values dan economic value kepada seluruh stakeholder dan menjadi mitra utama pemerintah dalam upaya membangkitkan perekonomian nasional. Saya kembali sampaikan bahwa BRI memang fokusnya di segmen mikro namun apa yang dikerjakan BRI berdampak makro terhadap perekonomian nasional,” ujarnya, dalam keterangan resmi yang diterima tim IDX Channel, Rabu (16/6/2021).

Kedepan, lanjutnya, BRI berkomitmen menjaga tren pertumbuhan kinerja agar terus sustain dan memberikan pertumbuhan positif. Dua strategi utama BRI untuk terus tumbuh berkelanjutan yakni melalui pemberdayaan UMKM di Indonesia yakni pertama dengan menaik kelas-kan pelaku UMKM di Indonesia, dari mikro menjadi kecil dan kecil menjadi menengah. 

Strategi kedua yakni BRI terus mencari sumber pertumbuhan baru sehingga BRI akan menyalurkan pinjaman ke segmen yang lebih kecil lagi (ultra mikro). Maka saat ini BRI menyiapkan strategi go smaller (pinjaman lebih kecil), go shorter (dengan tenor yang pendek-pendek), dan go faster (melalui proses digitalisasi maka proses kredit menjadi lebih cepat). Dan tentunya pada akhirnya BRI ingin melayani masyarakat sebanyak mungkin, dengan biaya semurah mungkin.

Disamping itu, BRI juga akan terus berkontribusi dalam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui penyaluran berbagai stimulus yang dapat meningkatkan konsumsi dan daya beli masyarakat yang akan meningkatkan permintaan kredit nasional. Strategi "Business Follow the Stimulus" tersebut difokuskan BRI kepada UMKM dan BRI berkomitmen untuk menjaga pertumbuhan kredit tetap harus berkualitas.

Aestika pun menyebut strategi dan usaha BRI untuk terus tumbuh secara sustainable diapresiasi oleh para stakeholder, khususnya para pemegang saham. Hal tersebut tercermin dari peningkatan harga saham BRI yang saat ini telah kembali berada diatas level Rp4.000 per lembar saham atau telah kembali bergerak dikisaran harga sebelum pandemi. (TYO)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD