AALI
8400
ABBA
590
ABDA
0
ABMM
1200
ACES
1290
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2800
ADHI
905
ADMF
7700
ADMG
216
ADRO
1500
AGAR
356
AGII
1395
AGRO
2570
AGRO-R
0
AGRS
228
AHAP
70
AIMS
336
AIMS-W
0
AISA
202
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
4130
AKSI
414
ALDO
730
ALKA
254
ALMI
238
ALTO
324
Market Watch
Last updated : 2021/09/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
460.94
0.12%
+0.54
IHSG
6144.82
0.03%
+2.10
LQ45
866.25
0.09%
+0.74
HSI
24192.16
-1.3%
-318.82
N225
30248.82
2.06%
+609.42
NYSE
0.00
-100%
-16352.18
Kurs
HKD/IDR 1,828
USD/IDR 14,245
Emas
803,749 / gram

Tambah Belanja Modal, Armada Berjaya Trans (JAYA) Siap Rights Issue

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Senin, 26 Juli 2021 15:03 WIB
JAYA akan menawarkan maksimal sebanyak 375.000.105 lembar saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham.
JAYA akan menawarkan maksimal sebanyak 375.000.105 lembar saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham. (Foto: Armada Berjaya Trans)

IDXChannel - Emiten PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA) berencana melakukan aksi korporasi di pasar modal melalui rights issue. Dalam rights issue tersebut, JAYA bakal menawarkan maksimal sebanyak 375.000.105 lembar saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham. 

Jumlah ini setara 50,00% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan setelah Penawaran Umum Terbatas I (PUT-I) atau rights issue. 

"Dalam right issue ini, perseroan juga menerbitkan Waran Seri II maksimal sebanyak 131,25 juta yang akan menyertai saham tersebut, atau maksimal sebanyak 35% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh," tulis Manajemen JAYA, dalam keterbukaan informasi BEI, Senin (26/7/2021).

Manajemen JAYA juga menegaskan bahwa rencana aksi korporasi ini diharapkan dapat terealisasi pada semester II tahun 2021. Untuk itu, perusahaan harus memperoleh pernyataan efektif terlebih dahulu dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam jangka waktu tidak lebih dari 12 bulan sejak tanggal persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). 

"Dana hasil penerbitan saham ini, setelah dikurangi dengan biaya - biaya emisi, akan digunakan untuk belanja modal dan modal kerja Perseroan," pungkasnya dalam keterangan tertulis.(TIA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD