AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Tambah Belanja Modal, Armada Berjaya Trans (JAYA) Siap Rights Issue

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Senin, 26 Juli 2021 15:03 WIB
JAYA akan menawarkan maksimal sebanyak 375.000.105 lembar saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham.
JAYA akan menawarkan maksimal sebanyak 375.000.105 lembar saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham.  (Foto: Armada Berjaya Trans)
JAYA akan menawarkan maksimal sebanyak 375.000.105 lembar saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham. (Foto: Armada Berjaya Trans)

IDXChannel - Emiten PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA) berencana melakukan aksi korporasi di pasar modal melalui rights issue. Dalam rights issue tersebut, JAYA bakal menawarkan maksimal sebanyak 375.000.105 lembar saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham. 

Jumlah ini setara 50,00% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan setelah Penawaran Umum Terbatas I (PUT-I) atau rights issue. 

"Dalam right issue ini, perseroan juga menerbitkan Waran Seri II maksimal sebanyak 131,25 juta yang akan menyertai saham tersebut, atau maksimal sebanyak 35% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh," tulis Manajemen JAYA, dalam keterbukaan informasi BEI, Senin (26/7/2021).

Manajemen JAYA juga menegaskan bahwa rencana aksi korporasi ini diharapkan dapat terealisasi pada semester II tahun 2021. Untuk itu, perusahaan harus memperoleh pernyataan efektif terlebih dahulu dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam jangka waktu tidak lebih dari 12 bulan sejak tanggal persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). 

"Dana hasil penerbitan saham ini, setelah dikurangi dengan biaya - biaya emisi, akan digunakan untuk belanja modal dan modal kerja Perseroan," pungkasnya dalam keterangan tertulis.(TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD