Analis UOB Kay Hian menilai kabar tersebut berpotensi membawa implikasi positif bagi BULL.
Pasalnya, perseroan memiliki hubungan perbankan jangka panjang dengan Sinarmas, sementara entitas yang berafiliasi dengan Grup Sinar Mas juga tercatat memiliki kepemilikan saham di BULL.
Berdasarkan perhitungan UOB Kay Hian, kapasitas deadweight tonnage (DWT) Hyundai LNG Shipping sekitar 2,4 kali lebih besar dibandingkan armada BULL pada akhir 2025. Dengan estimasi valuasi Hyundai LNG Shipping mencapai sekitar USD2 miliar, BULL diperkirakan menghadapi keterbatasan neraca untuk mendanai akuisisi sebesar itu secara mandiri.
Karena itu, UOB Kay Hian menilai terdapat peluang munculnya aksi korporasi apabila transaksi tersebut terealisasi.
Selain itu, potensi sinergi dengan Hyundai LNG Shipping dinilai dapat menciptakan keseimbangan yang lebih baik antara pendapatan dari pasar spot dan pendapatan berulang (recurring revenue).