BEI hingga saat ini menerapkan suspensi atas saham TGUK yang bertengger di level Rp137 per saham. Dengan demikian, pemilik saham tidak bisa menjual atau membeli saham perseroan.
Selama masa suspensi, perseroan yang tengah dibidik Visionary Capital Global Pte ltd (VCG) telah melakukan sejumlah perubahan mulai dengan masuknya wajah baru dalam jajaran manajemen hingga mengubah arah bisnis ke daging beku (frozen meat).
Dalam paparan publik, perseroan berencana mengakuisisi PT Sumber Prima Anugrah Abadi untuk memperkuat bisnis barunya. Demi mewujudkan hal ini, rencana rights issue disiapkan sambil menanti suspensi saham dicabut.
(Rahmat Fiansyah)