Sebelumnya, empat emiten terafiliasi dengan Grup Barito besutan konglomerat Prajogo Pangestu, yakni PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), juga mengumumkan rencana buyback dengan total dana maksimal Rp3,5 triliun.
Selain itu, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menyiapkan dana maksimal Rp1 triliun untuk program serupa.
PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), yang terafiliasi dengan Grup Salim, juga telah mengumumkan buyback maksimal Rp1 triliun untuk periode 22 Oktober 2026 hingga 22 Januari 2027.
Sebelumnya, sejumlah emiten lain juga mengumumkan program buyback atau memperpanjang periode pembelian kembali saham, termasuk sejumlah bank besar, Grup Adaro, dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM).
Meski demikian, besarnya alokasi dana buyback belum mencerminkan nilai pembelian saham yang benar-benar terealisasi.