Untuk strategi perdagangan, BRI Danareksa merekomendasikan akumulasi di rentang Rp23.100-Rp23.500, dengan target pertama Rp24.150 dan target lanjutan Rp25.550. Kemudian, batas stop loss berada di bawah Rp23.000.
Sementara itu, BUMI dinilai menarik karena mulai kembali diakumulasi investor asing dengan nilai sekitar Rp43,78 miliar. Secara teknikal, saham batu bara tersebut membentuk pola double bottom dengan area support penting di kisaran Rp126-Rp136.
Apabila level tersebut mampu dipertahankan, saham BUMI diperkirakan berpotensi rebound menuju resistance Rp148 hingga Rp167. BRI Danareksa merekomendasikan pembelian pada kisaran Rp135-Rp140 dengan target Rp148 dan Rp167, serta stop loss di bawah Rp125.
Di sisi lain, INCO memperoleh dukungan dari kombinasi fundamental dan teknikal. Perseroan membukukan laba bersih kuartal I-2026 sebesar Rp734,8 miliar, melonjak signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp361,5 miliar.
Meski tren jangka pendek masih cenderung bearish, BRI Danareksa menilai saham INCO memiliki peluang rebound dari area support Rp3.960-Rp4.360.