IDXChannel - PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) meraup laba bersih sebesar USD146,13 juta, atau sekitar Rp2,47 triliun di sepanjang triwulan I-2026 lalu, berbalik dari catatan rugi sebesar USD31,8 juta pada periode sama tahun sebelumnya.
Kinerja positif dalam laba bersih tersebut didapat dari perolehan pendapatan sebesar USD2,40 miliar, atau sekitar Rp40,74 triliun, dalam tiga bulan pertama 2026.
Capaian tersebut melesat hingga 284,4 persen secara tahunan (year on year/YoY) dibanding realisasi pendapatan total Perseroan pada triwulan I-2025, yang tercatat masih sebesar USD662,09 juta.
Di lain pihak, aksi comeback ini juga seolah melanjutkan performa positif Perseroan, yang sebelumnya juga baru saja mencatatkan laba bersih sebesar USD1,44 miliar dalam setahun penuh (full year) 2025 lalu, sekaligus menjadi catatan laba bersih tertinggi sepanjang sejarah TPIA sejak berdiri pada 1984 silan.
Kemampuan untuk comeback ini tak lepas dari berhasilnya aksi akuisisi TPIA terhadap kilang Shell Energy & Chemicals Park di Singapura, sebagai bagian dari upaya pertumbuhan anorganik Perseroan, sehingga membuat total aset melonjak jadi USD12,32 miliar.