Sejalan dengan pertumbuhan laba, penjualan perseroan turut menunjukkan peningkatan senilai Rp1,73 triliun atau naik 14 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya.
Segmen manufaktur masih menjadi penopang utama penjualan, dengan perolehan Rp1,41 triliun, mengalami pertumbuhan 17 persen YoY, serta berkontribusi sebesar 66 persen terhadap total penjualan.
Peningkatan penjualan TRIS didominasi berkat kinerja pasar ekspor yang memberikan dorongan positif dengan kontribusi 59 persen terhadap penjualan, atau senilai Rp1,02 miliar, meningkat 13 persen YoY.
Pertumbuhan ekspor ini didukung oleh permintaan dari pasar utama seperti Australia, Amerika, Jepang, serta sejumlah negara lainnya, yang terus menjadi pendorong ekspansi perseroan di pasar global.
(Dhera Arizona)