Kendati demikian, Yohanes menegaskan, TRUE bakal tetap melaksanakan penambahan modal. Dia juga memastikan penundaan private placement ini tidak mengganggu operasional dan rencana bisnis yang telah berjalan.
"Perseroan akan terus memantau perkembangan pasar dan akan melaksanakan PMTHMETD pada waktu yang dinilai lebih tepat serta memberikan nilai tambah maksimal bagi seluruh pemegang saham," ujarnya.
Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan sebelumnya, TRUE berencana menggelar private placement untuk modal kerja dan pengembangan usaha. Namun, perseroan belum menentukan calon pemodal yang akan menyerap saham baru.
Rencana tersebut memang masih bersifat awal karena perseroan masih membutuhkan berbagai persetujuan mulai dari pemegang saham hingga Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, informasi rinci seperti harga pelaksanaan, calon pemodal, hingga rencana spesifik penggunaan dana hasil private placement juga belum ditentukan.
(Rahmat Fiansyah)