Pilihan fokus tersebut tak lepas dari optimisme CYBR dalam memandang potensi bisnis di paruh kedua 2026 ini, di mana sejumlah proyek Perseroan diperkirakan bakal lebih banyak lagi terealisasi hingga akhir tahun.
Pada Juli 2026, CYBR bersama PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) atau PT INTI mengumumkan penandatanganan nota kesepahaman. Kerja sama tersebut mencakup solusi keamanan siber, pengembangan kapabilitas Security Operations Center (SOC), pengembangan talenta melalui Academy serta pengembangan bisnis untuk menjangkau kebutuhan BUMN dan pemerintah provinsi maupun daerah.
Pada bulan yang sama, CYBR bersama PT Len Industri (Persero) juga telah mengumumkan penandatanganan nota kesepahaman dengan perusahaan induk DEFEND ID untuk menyediakan kapabilitas keamanan siber dalam mendukung mandat C4ISR/C5ISR Perseroan.
"Ke depan, kami akan terus melihat peluang di segmen BUMN dan pemerintah, dengan senantiasa memperkuat kolaborasi dengan berbagai institusi, termasuk melalui kerja sama dengan PT INTI dan DEFEND ID, seiring meningkatnya kebutuhan terhadap perlindungan sistem dan infrastruktur digital," ujar Dannacher.
Sedangkan, dari sisi pengembangan talenta, ITSEC Cyber & AI Academy juga tetap akan menjadi bagian dari strategi Perseroan untuk menjawab kebutuhan tenaga profesional di bidang keamanan siber dan kecerdasan buatan.