sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Tumbuh di Atas Ekspektasi, Saham Perbankan Jadi Sasaran Rekomendasi Beli

Market news editor Taufan Sukma Abdi Putra
19/02/2026 20:17 WIB
Bank Mandiri (BMRI) menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 7-9 persen (yoy), NIM sebesar 4,6-4,8 persen, CoC sebesar 0,6-0,8 persen, dan CIR sebesar 42-43 perse
Tumbuh di Atas Ekspektasi, Saham Perbankan Jadi Sasaran Rekomendasi Beli (foto: iNews Media Group)
Tumbuh di Atas Ekspektasi, Saham Perbankan Jadi Sasaran Rekomendasi Beli (foto: iNews Media Group)

Selain itu, opex diperkirakan relatif datar atau bahkan menurun, setelah adanya penyesuaian satu kali (one-off) pada 2025. Secara konservatif, opex BMRI diprediksi hanya naik tiga persen (yoy), sehingga cost to income ratio (CIR) berpotensi turun menjadi 44 persen pada 2026 dibandingkan 2025 yang mencapai 46 persen.

"Secara keseluruhan, kami memproyeksikan pertumbuhan laba BMRI sekitar enam persen pada 2026 menjadi Rp58,7 triliun atau 6,3 persen di atas konsensus yang sebesar Rp55,2 triliun," ujar Jovent.

Tak hanya BMRI, Indo Jovent juga mencermati capaian kinerja dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), yang tak kalah moncer. Karenanya, Indo Premier Sekuritas tak ragu untuk menetapkan BMRI dan juga BBNI sebagai saham pilihan utama di sektor perbankan.

Indo Premier Sekuritas merekomendasikan buy saham BMRI dengan target harga tinggi Rp6.400. Valuasi BMRI dinilai menarik, dengan P/B mencapai 1,4 kali dan P/E sebesar 8,1 kali dibandingkan rata-rata 10 tahun yang masing-masing 1,6 kali dan 11,6 kali.

Senada, MNC Sekuritas juga merekomendasikan buy saham BMRI dengan target harga Rp6.050. Target harga tersebut mencerminkan estimasi P/B 2026 dan 2027 masing-masing sebesar 1,8 kali dan 1,7 kali.

Halaman : 1 2 3 4 5
Advertisement
Advertisement