Program buyback dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan, yakni mulai 11 Juni hingga 12 September 2026. Saham hasil pembelian kembali nantinya akan digunakan sebagai saham treasuri yang dialokasikan untuk pelaksanaan program MESOP.
Dengan adanya program tersebut, kepentingan karyawan dan pemegang saham diyakini semakin selaras sehingga dapat mendorong peningkatan kinerja jangka panjang.
Perseroan menegaskan, pelaksanaan buyback tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kegiatan usaha maupun kondisi keuangan perusahaan.
Hingga Kamis (11/6/2026), saham UVCR melesat 34,33 persen ke harga Rp180 setelah mencatatkan penurunan 20,35 persen dalam sepekan.
(DESI ANGRIANI)