sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Valuasi BBCA Diskon di Tengah Gejolak MSCI, Laba 2026 Diramal Tembus Rp55,7 Triliun

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
21/10/2026 10:03 WIB
Bank Central Asia (BBCA) dinilai masih menjadi pilihan saham perbankan defensif di tengah tekanan siklus kredit, salah satunya berkat profitabilitas tinggi.
Valuasi BBCA Diskon di Tengah Gejolak MSCI, Laba 2026 Diramal Tembus Rp55,7 Triliun. (Foto: BCA)
Valuasi BBCA Diskon di Tengah Gejolak MSCI, Laba 2026 Diramal Tembus Rp55,7 Triliun. (Foto: BCA)

Dari sisi efisiensi, rasio biaya operasional terhadap pendapatan operasional yang tercermin dalam cost-to-income ratio (CIR) BBCA membaik menjadi 29,3 persen pada semester I-2026.

Profitabilitas yang tinggi juga ditopang leverage relatif moderat, sekitar 6 kali, serta kebijakan penyaluran kredit yang hati-hati.

Selain itu, rasio cadangan kerugian kredit terhadap kredit bermasalah dan eksposur kredit yang relevan, yang dalam riset disebut loan-loss reserve ratio (LLR), berada di kisaran 3 persen.

Sucor Sekuritas menilai kombinasi efisiensi, kualitas aset, dan pencadangan tersebut dapat membantu meredam volatilitas laba sepanjang siklus kredit.

Meski demikian, Edward memperkirakan pertumbuhan kredit BBCA melambat menjadi 5-6 persen seiring melemahnya permintaan kredit.

Halaman : 1 2 3 4 5
Advertisement
Advertisement