sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Valuasi BBCA Diskon di Tengah Gejolak MSCI, Laba 2026 Diramal Tembus Rp55,7 Triliun

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
21/10/2026 10:03 WIB
Bank Central Asia (BBCA) dinilai masih menjadi pilihan saham perbankan defensif di tengah tekanan siklus kredit, salah satunya berkat profitabilitas tinggi.
Valuasi BBCA Diskon di Tengah Gejolak MSCI, Laba 2026 Diramal Tembus Rp55,7 Triliun. (Foto: BCA)
Valuasi BBCA Diskon di Tengah Gejolak MSCI, Laba 2026 Diramal Tembus Rp55,7 Triliun. (Foto: BCA)

IDXChannel - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dinilai masih menjadi pilihan saham perbankan defensif di tengah tekanan siklus kredit, berkat profitabilitas tinggi, biaya dana yang rendah, dan kualitas aset yang terjaga.

Penurunan valuasi saham bank tersebut juga dinilai membuka peluang bagi investor untuk mengakumulasi sahamnya pada harga yang lebih menarik.

Analis Sucor Sekuritas Edward Lowis dalam riset 20 Oktober 2026 menilai, keunggulan fundamental BBCA tetap terjaga meskipun industri perbankan menghadapi perlambatan permintaan kredit dan potensi kenaikan biaya pencadangan.

BBCA membukukan return on equity (ROE) sebesar 24 persen dan return on assets (ROA) 3,8 persen pada semester I-2026.

Menurut Edward, tingkat pengembalian tersebut mencerminkan kekuatan operasional yang berkelanjutan, bukan ekspansi neraca secara agresif atau penggunaan leverage berlebihan.

Halaman : 1 2 3 4 5
Advertisement
Advertisement