IDXChannel – Arus keluar investor asing dari pasar saham Indonesia terus berlanjut meski valuasi mulai menarik dan kinerja sejumlah sektor menunjukkan perbaikan.
Kondisi tersebut menunjukkan, pemulihan sentimen asing masih membutuhkan stabilitas kebijakan, kepastian fiskal, serta kejelasan terkait klasifikasi pasar Indonesia.
Analis Indo Premier Sekuritas Jovent Muliadi dan Shierly Elizabeth dalam riset yang terbit pada 6 Oktober 2026 mencatat, investor asing membukukan foreign outflow sebesar Rp106,9 triliun sepanjang sembilan bulan pertama 2026.
Nilai tersebut setara dengan sekitar 1 persen dari kapitalisasi pasar. Pada kuartal III-2026 saja, arus keluar asing mencapai Rp19,1 triliun.
Dengan demikian, Indonesia telah mencatat tiga tahun berturut-turut arus keluar asing.