Langkah disiplin menjalankan transformasi bisnis sejak Juli 2025, disebut Vita sebagai kunci penting bagi SIG untuk lebih berdaya saing dan adaptif terhadap dinamika industri menantang.
Melalui sejumlah inisiatif strategis, SIG mampu mempertahankan profitabilitas yang membuktikan ketahanan Perusahaan dalam menghadapi kondisi pasar semen domestik yang masih melambat.
"Kami optimistis bisa terus menjaga momentum pertumbuhan melalui sejumlah inisiatif strategis dan inovasi," ujar Vita.
Salah satu langkah strategis tersebut, dikatakan Vita, yaitu proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi untuk ekspor semen di Tuban, Jawa Timur yang merupakan bagian dari kerja sama strategis dengan Taiheiyo Cement Corporation.
SIG menargetkan untuk mulai ekspor pada pertengahan 2026 dari fasilitas di Tuban, Jawa Timur dengan kapasitas 500 ribu hingga satu juta ton semen per tahun. Selain ekspor, kerja sama strategis dengan Taiheiyo juga dilakukan untuk mengembangkan lini bisnis soil stabilization (stabilisasi tanah).