sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Dibuka Anjlok, Saham Chip dan Perbankan Bebani Pasar

Market news editor Dhera Arizona Pratiwi
14/10/2026 21:55 WIB
Indeks-indeks utama Wall Street bergerak turun pada pembukaan perdagangan Rabu (14/10/2026).
Wall Street Dibuka Anjlok, Saham Chip dan Perbankan Bebani Pasar. (Foto Istimewa)
Wall Street Dibuka Anjlok, Saham Chip dan Perbankan Bebani Pasar. (Foto Istimewa)

"Hal ini tentu meningkatkan kemungkinan Federal Reserve menaikkan suku bunga pada pertemuan bulan Oktober, namun saya yakin mereka tidak akan melakukannya, karena kita belum pernah melihat dua kali kenaikan suku bunga dalam kurun waktu dua bulan menjelang pemilihan umum paruh waktu," ujar Kepala Strategi Investasi CFRA Research Sam Stovall.

Stovall mengatakan mengingat The Fed telah mengambil sikap hawkish terkait kebijakan moneter, data tersebut membuat kenaikan suku bunga pada bulan Desember menjadi semakin mungkin terjadi.

Pasar juga mencerna rangkaian laporan kinerja keuangan bank lainnya. Saham Bank of America turun 8,5 persen setelah laba bank tersebut merosot pada kuartal ketiga akibat penyisihan dana sebesar USD1,2 miliar untuk membayar denda regulasi, sementara saham Morgan Stanley turun 3,4 persen meskipun mencatatkan kenaikan laba kuartalan.

Tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 mengalami penurunan. Sektor-sektor yang secara tradisional dianggap defensif justru menguat, dengan saham sektor barang kebutuhan pokok konsumen dan kesehatan masing-masing naik 0,9 persen dan 1,7 persen.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement