sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Dibuka Melemah, Investor Cermati Iran dan Data Inflasi AS

Market news editor Rahmat Fiansyah
24/08/2026 21:30 WIB
Bursa saham AS dibuka melemah di tengah perhatian investor terhadap ketegangan dengan Iran, data inflasi AS, serta laporan kinerja Nvidia.
Bursa saham AS dibuka melemah di tengah perhatian investor terhadap ketegangan dengan Iran, data inflasi AS, serta laporan kinerja Nvidia. (Foto: Dok. FT)
Bursa saham AS dibuka melemah di tengah perhatian investor terhadap ketegangan dengan Iran, data inflasi AS, serta laporan kinerja Nvidia. (Foto: Dok. FT)

IDXChannel - Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Senin (24/8/2026), di tengah perhatian investor terhadap ketegangan dengan Iran, data inflasi AS, serta laporan kinerja Nvidia yang akan dirilis pekan ini.

Dikutip dari Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average turun 15,1 poin atau 0,03 persen menjadi 53.261,95 pada pembukaan. Sementara itu, indeks S&P 500 melemah 11 poin atau 0,14 persen ke level 7.663,38.

Indeks Nasdaq Composite juga terkoreksi 115,1 poin atau 0,44 persen menjadi 26.065,32. Pelemahan terjadi ketika investor menimbang berbagai katalis yang berpotensi memengaruhi arah pasar saham AS dalam beberapa hari ke depan.

Salah satu perhatian utama pasar adalah perkembangan ketegangan antara AS dan Iran. Presiden AS Donald Trump sebelumnya menggambarkan langkah ekonomi terhadap Iran sebagai "Economic D-Day", yang meningkatkan kekhawatiran investor terhadap potensi dampaknya terhadap perekonomian dan pasar global, katanya.

Selain isu geopolitik, investor juga menantikan laporan keuangan Nvidia yang dijadwalkan terbit pekan ini. Kinerja perusahaan teknologi tersebut menjadi perhatian karena tingginya ekspektasi pasar terhadap pertumbuhan industri kecerdasan artifisial (AI).

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement