Dari sisi data, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan jumlah klaim tunjangan pengangguran turun pekan lalu, menunjukkan tingkat PHK tetap rendah.
Kamis juga menandai berakhirnya kontrak derivatif yang terjadi tiap kuartal secara bersamaan, meliputi saham, opsi indeks, dan kontrak berjangka yang dikenal sebagai “triple witching”, yang dapat meningkatkan volume perdagangan sekaligus memperbesar volatilitas.
Di sisi lain, saham Kroger turun 6,4 persen setelah perusahaan melaporkan laba kuartal pertama di bawah ekspektasi dan mempertahankan proyeksi tahunan.
Saham Accenture anjlok hampir 16 persen setelah memangkas batas atas proyeksi pendapatan tahunan. Perusahaan sejenis seperti Cognizant dan IBM masing-masing turun 8,2 persen dan 6,5 persen.
Jumlah saham yang naik mengungguli yang turun dengan rasio 2,48 banding 1 di NYSE maupun Nasdaq.