sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Dibuka Menguat, Nasdaq Catat Rekor Tertinggi Baru

Market news editor Nia Deviyana
05/10/2026 23:14 WIB
Namun, sentimen masih terbatas karena imbal hasil US Treasury bertahan di dekat level tertinggi dalam beberapa tahun.
Wall Street Dibuka Menguat, Nasdaq Catat Rekor Tertinggi Baru. Foto: iNews Media Group.
Wall Street Dibuka Menguat, Nasdaq Catat Rekor Tertinggi Baru. Foto: iNews Media Group.

PTC menjadi saham dengan kenaikan terbesar di S&P 500, melesat 34,6 persen setelah perusahaan asal Prancis, Schneider Electric (SCHN.PA), sepakat mengakuisisi perusahaan perangkat lunak tersebut dalam transaksi tunai senilai USD22,6 miliar.

Optimisme terhadap kuatnya kinerja laba perusahaan telah membantu saham-saham AS mengungguli pasar global dalam enam bulan terakhir, meskipun kondisi geopolitik masih bergejolak dan terdapat kekhawatiran terhadap inflasi.

Analis Goldman Sachs memperkirakan sebagian besar perusahaan akan kembali melampaui estimasi laba konsensus pada kuartal ini dengan pertumbuhan laba sebesar 9 persen secara tahunan untuk perusahaan median dalam indeks S&P 500.

“Banyak investor memperkirakan kenaikan imbal hasil obligasi akan menggagalkan reli saham, tetapi saya menilai pasar masih memiliki momentum yang cukup untuk menghadapi kenaikan suku bunga lebih lanjut,” ujar Pendiri Andersen Capital Management, Peter Andersen.

Namun, sentimen risiko masih terbatas karena imbal hasil obligasi pemerintah bertahan di dekat level tertingginya. Imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun terakhir berada di level 5,296 persen, di tengah kekhawatiran mengenai memburuknya kondisi keuangan pemerintah, tingginya penerbitan utang, serta kenaikan biaya energi.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement