IDXChannel - Wall Street ditutup beragam pada perdagangan Rabu (24/6/2026). Nasdaq dan S&P 500 melemah terbebani saham teknologi di tengah kekhawatiran yang terus muncul soal valuasi yang sudah terlalu tinggi.
Namun, penurunan harga minyak mendorong saham maskapai dan sektor perjalanan, sehingga Dow justru ditutup menguat.
Melansir Reuters, Dow Jones Industrial Average naik 182,06 poin atau 0,35 persen menjadi 51.848,90. S&P 500 turun 7,24 poin atau 0,1 persen menjadi 7.358,22, dan Nasdaq Composite turun 110,40 poin atau 0,43 persen menjadi 25.476,64.
Harga minyak turun ke level terendah seiring ekspektasi lebih banyak kapal tanker akan kembali melintasi Selat Hormuz. Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Iran telah memberi tahu Washington bahwa mereka tidak akan mengenakan tarif pada jalur tersebut.
Indeks maskapai di S&P 500 naik 5,2 persen, sementara perusahaan perjalanan Expedia Group dan Booking Holdings juga menguat.
Saham teknologi melemah, memperbesar perhatian pada laporan keuangan Micron Technology yang dirilis setelah penutupan pasar. Sahamnya telah melonjak lebih dari 200 persen sepanjang 2026, tetapi ditutup turun 0,3 persen pada Rabu.
Cerebras Systems anjlok 19,6 persen setelah perancang chip itu memperkirakan margin laba setahun penuh akan turun di bawah level kuartal pertama dalam laporan perdananya setelah IPO. Tekanan tambahan datang setelah OpenAI mengumumkan chip inference internal mereka sendiri yang diberi nama Jalapeño.
Kekhawatiran atas belanja berbasis utang oleh perusahaan hyperscaler serta meningkatnya ekspektasi kebijakan Federal Reserve yang lebih hawkish telah mendorong pelemahan pasar minggu ini, yang menghapus lebih dari USD1 triliun nilai pasar dari Nasdaq 100.
Enam dari 11 sektor utama di S&P 500 menguat, dengan sektor industri mencatat kenaikan terbesar sebesar 1,2 persen. Sektor consumer discretionary juga naik 0,8 persen, membantu menahan penurunan terbesar di sektor teknologi dan energi.
Saham perusahaan pembangunan rumah melonjak setelah Trump membatalkan penandatanganan undang-undang bipartisan yang bertujuan mempercepat ketersediaan perumahan terjangkau. Hovnanian Enterprises naik 11,3 persen, PulteGroup melonjak 7,2 persen, dan Toll Brothers naik 6,7 persen.
Di sisi lain, saham Hertz anjlok 40,7 persen setelah perusahaan rental mobil itu memperkirakan laba inti kuartal kedua berada di kisaran bawah proyeksi dan mengumumkan rencana penawaran saham senilai USD100 juta.
Trader kini meningkatkan ekspektasi bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga untuk kedua kalinya hingga akhir Desember, menurut alat FedWatch milik CME Group. Sebelumnya, pasar hanya memperkirakan satu kali kenaikan sebesar 25 basis poin.
Indeks harga Personal Consumption Expenditures (PCE), yang menjadi acuan inflasi utama The Fed, akan memberikan petunjuk arah kebijakan moneter pada Kamis.
Di NYSE, jumlah saham yang turun sedikit lebih banyak dibanding yang naik dengan rasio 1,03 banding 1, dengan 205 saham mencetak level tertinggi baru dan 226 mencapai level terendah baru.
Di Nasdaq, 2.323 saham naik dan 2.499 turun, dengan rasio saham turun terhadap naik sebesar 1,08 banding 1. S&P 500 mencatat 25 level tertinggi baru dalam 52 minggu dan empat level terendah baru, sementara Nasdaq Composite mencatat 206 level tertinggi baru dan 177 level terendah baru.
Volume perdagangan di bursa AS mencapai 25,84 miliar saham, dibandingkan rata-rata 22,92 miliar saham dalam 20 hari perdagangan terakhir.
(NIA DEVIYANA)