“Harga minyak yang lebih tinggi juga memberikan tekanan ke atas pada suku bunga. Kami juga melihat pergerakan ke area yang lebih defensif seperti barang-barang pokok,” katanya.
Lebih lanjut, dia mengatakan pasar bullish masih layak diberi kepercayaan, didukung oleh pendapatan yang solid dan data ekonomi yang tangguh. Tetapi setelah kenaikan yang kuat di area pertumbuhan, ekspektasi menjadi lebih tinggi, yang kemungkinan akan menyebabkan laju Wall Street yang lebih bergejolak dalam jangka pendek.
AS dan Iran Saling Berbalas Serangan
Ketegangan antara Washington dan Teheran terus meningkat di tengah meningkatnya ketidakpastian mengenai keadaan dan cakupan pembicaraan damai antara pihak-pihak yang bertikai. Militer AS pada Selasa mengatakan telah menembaki dan melumpuhkan sebuah kapal tanker minyak tanpa muatan yang mencoba berlayar menuju pelabuhan Iran.
Komando Pusat AS juga mengatakan telah berhasil memukul mundur beberapa rudal dan drone Iran yang diluncurkan ke Kuwait dan Bahrain, dan telah melakukan serangan pertahanan diri di pulau Qeshm sebagai tanggapan atas serangan tersebut. Sementara itu, media pemerintah Iran mengatakan angkatan bersenjata negara itu telah menargetkan markas Armada Kelima AS di Bahrain dan pangkalan AS di dekatnya sebagai balasan atas serangan di Qeshm.
Aksi militer terbaru ini merusak harapan bahwa AS dan Iran mungkin mendekati kesepakatan untuk mengakhiri perang mereka yang telah berlangsung lebih dari tiga bulan, bahkan ketika Presiden AS Donald Trump menekankan bahwa pembicaraan antara Washington dan Teheran masih berlangsung.