"Tekanan ini mungkin masih bisa berlanjut ke arah penurunan, namun berbagai kekhawatiran tersebut sudah semakin tercermin dalam harga saat ini. Menurut pandangan kami, profil risiko dan imbal hasil (risk-reward) kini menjadi lebih menarik bagi investor jangka panjang," ujarnya.
Saham sektor cip anjlok dan saham perusahaan pusat data (data center) ambruk
Wall Street sempat menguat pada hari Rabu menyusul kemenangan telak Partai Demokrat. Para investor menyambut baik hasil tersebut karena dianggap mampu mengurangi ketidakpastian seputar pemilihan paruh waktu (midterm elections).
Namun, di balik kenaikan yang tampak menyeluruh itu, terdapat pergerakan yang dipengaruhi oleh faktor politik. Secara khusus, saham operator pusat data dan perusahaan penyedia infrastruktur kecerdasan buatan (AI) merosot di tengah ekspektasi akan adanya regulasi yang lebih ketat.
Penurunan saham-saham ini berlanjut pada hari Kamis; saham CoreWeave, Nebius, dan IREN masing-masing terkoreksi antara 10,2 persen hingga 15,8 persen. Produsen cip dan penyedia peralatan semikonduktor juga berada di bawah tekanan berat.
Raksasa cip AI, Nvidia, mencatatkan penurunan sebesar 8,9 persen sementara kompetitornya, AMD dan Intel, masing-masing anjlok 17,4 persen dan 10,4 persen. Sebelumnya, aksi jual ini juga merembet ke Asia. Di Korea Selatan, saham raksasa cip memori SK Hynix dan Samsung Electronics turun tajam.