AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Wall Street - IHSG Kompak Susut pada Penutupan Perdagangan, Ternyata Ini Biang Keroknya

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Rabu, 19 Januari 2022 09:15 WIB
Bursa global dan domestik (Wall Street dan IHSG) kompak melemah pada penutupan perdagangan imbas beberapa sentimen.
Wall Street - IHSG Kompak Susut pada Penutupan Perdagangan, Ternyata Ini Biang Keroknya (FOTO:MNC Media)
Wall Street - IHSG Kompak Susut pada Penutupan Perdagangan, Ternyata Ini Biang Keroknya (FOTO:MNC Media)


IDXChannel - Bursa global dan domestik (Wall Street dan IHSG) kompak melemah pada penutupan perdagangan imbas beberapa sentimen.

Equity Analyst Erdikha Elit Sekuritas, Hendri Widiantoro mengatakan, meski sentimen dari beberapa data yang baru rilis cukup bagus, dari yield obligasi AS yang naik signifikan, suku bunga Jepang yang bertahan dan kasus Covid-19 di Indonesia yang mana mulai meningkat lebih besar dibandingkan awal Januari tahun ini.

"Trus kita lihat di bursa AS juga memang kemarin libur namun ada tendensi karena yield yang turun Jumat sebelumnya, ada indikasi potensi saham teknologi naik signifikan, itu terjadi semalam di AS," ujarnya dalam Power Breakfast IDX, Rabu (19/1/2022).

Menurut Hendri, hal itu terlihat dari Nasdaq, selaku indeks dari saham-saham teknologi turun signifikan. "Nah itu yang menjadikan market kemarin cukup pesimis dan satu lagi yang market ritel juga bergerak melemah," imbuhnya.

Hendri menilai dari fundamental sudah pressing di hari perdagangan kemarin. Sehingga respon market khususnya IHSG koreksi lumayan signifikan hingga 1,6%.

"Namun kita lihat perdagangan sesi I hingga penutupan nampak ada akumulasi atau rebound, nah saya rasa itu yang saya anggap imbal hasil itu sudah terbawa IHSG," katanya.

Dari psikologis market yang ada di mata investor, imbas investor asing yang mengakumulasi dengan jumlah signifikan, menjadi banyak ritel yang mulai spekulasi dari perdagangan kemarin.

"Saya rasa untuk pergerakan hari ini kita siapkan dua skenario, apakah market hari ini mengikuti market global sedikit koreksi terlebih dahulu namun akan menguat, atau pagi ini indeks akan menguat terlebih dahulu abis itu bergerak konsolidasi alias sideways aja," jelasnya.

Saham-saham pilihan yang bisa dikoleksi antara lain:
JPFA 1.700 - 1.820 BOW
BMRI 7.150 - 7.375 BOW
TLKM 4.180 - 4.350 BOW

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD