IDXChannel - Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada perdagangan Jumat (12/6/2026) waktu setempat, didorong optimisme investor terhadap peluang tercapainya kesepakatan damai antara AS dan Iran yang menekan harga minyak serta debut gemilang saham SpaceX di Nasdaq.
Pemerintah AS dan Iran mengisyaratkan bahwa kesepakatan untuk mengakhiri konflik kedua negara semakin dekat. Seorang pejabat senior pemerintahan AS menyebut rancangan proposal perdamaian telah disusun dan mendapat respons positif dari kedua belah pihak. Presiden AS Donald Trump juga beberapa kali menyatakan bahwa kesepakatan dengan Iran sudah berada di ambang tercapai.
Perhatian pelaku pasar turut tertuju pada saham SpaceX milik Elon Musk yang mulai diperdagangkan di bursa Nasdaq. Saham perusahaan antariksa tersebut melonjak 19,2 persen dan ditutup di level USD160,95 per saham, di atas harga penawaran umum perdana (IPO) sebesar USD135. Kapitalisasi pasar SpaceX mencapai sekitar USD2,1 triliun.
Di sisi lain, saham-saham sektor antariksa yang sebelumnya reli menjelang IPO SpaceX justru mengalami koreksi. Saham Rocket Lab turun 10,8 persen, Intuitive Machines melemah 13,1 persen, sedangkan Planet Labs terkoreksi 8,8 persen.
Chief Executive Officer (CEO) Longbow Asset Management, Jake Dollarhide menilai, perkembangan pembicaraan damai menjadi faktor utama yang mengangkat sentimen pasar.
"Masih ada harapan untuk kesepakatan damai. Trump membatalkan serangan dan berbagai pihak mengonfirmasi bahwa proses perdamaian sedang berlangsung," ujarnya dikutip dari Reuters.
Menurut dia, peluang perdamaian tersebut turut menekan harga minyak dan mengurangi kekhawatiran pasar terhadap lonjakan inflasi maupun kenaikan suku bunga. Investor kini juga menantikan rapat kebijakan Federal Reserve pekan depan yang akan menjadi pertemuan pertama di bawah kepemimpinan Kevin Warsh.
Berdasarkan data perdagangan, indeks Dow Jones Industrial Average naik 353,51 poin atau 0,70 persen menjadi 51.202,26. S&P 500 menguat 37,16 poin atau 0,50 persen ke level 7.431,46, sementara Nasdaq Composite bertambah 79,18 poin atau 0,31 persen menjadi 25.888,84. Indeks Russell 2000 bahkan mencatat rekor penutupan tertinggi sepanjang sejarah.
Secara mingguan, ketiga indeks utama Wall Street membukukan kenaikan sekitar 7 persen. Namun, dana saham AS mencatat arus keluar mingguan pertama dalam tiga pekan terakhir karena sebagian investor mengurangi eksposur menjelang IPO SpaceX.
Kepala Riset dan Strategi Kuantitatif Horizon Investments, Mike Dickson mengaku terkejut dengan rendahnya volatilitas saham SpaceX saat debut mengingat tingginya antusiasme pasar saat IPO.
Meski begitu, sebagian analis mengingatkan bahwa valuasi perusahaan tersebut masih sangat tinggi, terutama karena SpaceX membukukan kerugian lebih dari USD4 miliar pada tahun lalu.
"Sentimen bisa dengan mudah berubah negatif karena pada level saat ini SpaceX benar-benar terlihat terlalu mahal," kata Dollarhide.
Sementara itu, saham Tesla yang juga dimiliki Elon Musk naik 1,8 persen. Sebaliknya, Adobe merosot 6,8 persen setelah mengumumkan pengunduran diri Chief Financial Officer (CFO) Dan Durn.
(Rahmat Fiansyah)