sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Ditutup Naik Tajam usai Trump Batalkan Serangan ke Iran

Market news editor Rahmat Fiansyah
12/06/2026 06:08 WIB
Bursa saham AS ditutup naik tajam pada perdagangan Kamis (12/6/2026) waktu setempat setelah Trump membatalkan rencana serangan ke Iran.
Bursa saham AS ditutup naik tajam pada perdagangan Kamis (12/6/2026) waktu setempat setelah Trump membatalkan rencana serangan ke Iran. (Foto: Dok. Freepik)
Bursa saham AS ditutup naik tajam pada perdagangan Kamis (12/6/2026) waktu setempat setelah Trump membatalkan rencana serangan ke Iran. (Foto: Dok. Freepik)

IDXChannel - Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup naik tajam pada perdagangan Kamis (12/6/2026) waktu setempat. Penguatan terjadi setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana serangan terhadap Iran di samping pasar juga menantikan debut perdagangan saham SpaceX di Nasdaq.

Tiga indeks utama Wall Street mencatat kenaikan harian terbesar sejak 8 April lalu. Trump mengumumkan pembatalan serangan ke Iran hanya beberapa jam sebelum aksi militer diperkirakan berlangsung. Dia juga mengatakan AS dan Iran berpotensi menandatangani kesepakatan damai akhir pekan ini yang dapat membuka kembali jalur pelayaran melalui Selat Hormuz.

Sentimen tersebut mendorong reli pasar setelah tekanan jual pada sesi sebelumnya. Saham-saham produsen chip menjadi motor penguatan dengan indeks semikonduktor PHLX melonjak 7,9 persen, mencatat kenaikan harian terbesar sejak April 2025.

Direktur Per Stirling Capital Management, Robert Phipps, menilai kenaikan saham juga disebabkan pasar sudah berada pada kondisi jenuh jual (oversold). 

"Indikator teknikal kami menunjukkan pasar relatif oversold. Sama seperti sebelumnya naik terlalu jauh dan terlalu cepat, pasar juga turun terlalu jauh dan terlalu cepat," ujarnya.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement