IDXChannel - Wall Street bergerak menguat pada perdagangan Kamis (12/6/2026) waktu setempat, meski pasar masih dibayangi ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Penguatan indeks saham terjadi setelah investor mencermati data inflasi produsen (Producer Price Index/PPI) AS yang menunjukkan gambaran beragam.
Inflasi produsen utama naik lebih tinggi dari ekspektasi, namun inflasi inti masih relatif lebih rendah dari perkiraan pasar.
Melansir Investing, indeks S&P 500 menguat 0,7 persen ke level 7.315,21. Indeks teknologi Nasdaq Composite naik 1 persen menjadi 25.420,96, sementara Dow Jones Industrial Average bertambah 0,6 persen ke posisi 50.236,11.
Kinerja positif ini menjadi rebound setelah Wall Street tertekan pada sesi sebelumnya akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah serta kekhawatiran investor terhadap keberlanjutan belanja kecerdasan buatan (AI) dan prospek suku bunga yang lebih tinggi.