sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

S&P 500 dan Nasdaq Anjlok, Tertekan Tarif Baru Trump dan Eskalasi Perang Timur Tengah

Market news editor Dhera Arizona Pratiwi
24/07/2026 21:45 WIB
Indeks S&P 500 dan Nasdaq anjlok imbas kekhawatiran investor terhadap kebijakan tarif baru dan meningkatnya risiko dari perang Timur Tengah.
S&P 500 dan Nasdaq Anjlok, Tertekan Tarif Baru Trump dan Eskalasi Perang Timur Tengah. (Foto Istimewa)
S&P 500 dan Nasdaq Anjlok, Tertekan Tarif Baru Trump dan Eskalasi Perang Timur Tengah. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street, dibuka beragam pada perdagangan Jumat (24/7/2026). Indeks S&P 500 dan Nasdaq anjlok imbas kekhawatiran atas pengeluaran AI menutupi laporan pendapatan perusahaan yang baru, sementara investor juga mempertimbangkan kebijakan tarif baru dan meningkatnya risiko dari perang Timur Tengah.

Dilansir Reuters, Jumat (24/7/2026), Dow Jones Industrial Average naik 93,49 poin atau 0,18 persen menjadi 51.805,14, S&P 500 turun 6,65 poin atau 0,09 persen ke level 7.401,65, dan Nasdaq Composite melemah 155,55 poin, atau 0,62 persen menuju 24.982,14.

Intel menambah daftar perusahaan yang melaporkan laporan keuangannya pada pekan ini. Laba dan pendapatan perusahaan diperkirakan di atas perkiraan dan menguraikan rencana untuk meningkatkan pengeluaran selama dua tahun ke depan. Saham pembuat chip tersebut turun 3,8 persen meskipun hasilnya menggembirakan.

"Dengan AI tetap menjadi tema investasi dominan, pasar menjadi semakin selektif, menghargai eksekusi yang kuat sambil menunjukkan toleransi yang lebih rendah terhadap pengeluaran yang tinggi tanpa jalur yang jelas menuju pengembalian," kata Analis Pasar Senior di Capital.com, Daniela Hathorn.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement