sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

S&P 500 dan Nasdaq Anjlok, Tertekan Tarif Baru Trump dan Eskalasi Perang Timur Tengah

Market news editor Dhera Arizona Pratiwi
24/07/2026 21:45 WIB
Indeks S&P 500 dan Nasdaq anjlok imbas kekhawatiran investor terhadap kebijakan tarif baru dan meningkatnya risiko dari perang Timur Tengah.
S&P 500 dan Nasdaq Anjlok, Tertekan Tarif Baru Trump dan Eskalasi Perang Timur Tengah. (Foto Istimewa)
S&P 500 dan Nasdaq Anjlok, Tertekan Tarif Baru Trump dan Eskalasi Perang Timur Tengah. (Foto Istimewa)

Sektor real estat naik 2,3 persen dan memimpin kenaikan pada indeks acuan. Namun, penurunan pada saham teknologi informasi yang berbobot berat membatasi kenaikan tersebut.

Sementara itu, pemerintahan Trump memberlakukan tarif baru sebesar 10 persen dan 12,5 persen pada barang-barang dari 60 negara mitra dagang, dengan alasan penegakan yang longgar terhadap larangan kerja paksa. Langkah ini dilakukan setelah tarif global sementara sebesar 10 persen berakhir.

Risiko geopolitik menjadi fokus setelah rudal AS menghantam target di seluruh Iran pada Jumat menyusul peringatan Presiden Donald Trump tentang hukuman militer besar bagi Teheran dan sekutu Houthi-nya di Yaman.

Harga minyak melonjak di atas USD100 per barel pada Kamis karena investor menilai kembali risiko gangguan pasokan energi yang berkepanjangan.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement