Sektor real estat naik 2,3 persen dan memimpin kenaikan pada indeks acuan. Namun, penurunan pada saham teknologi informasi yang berbobot berat membatasi kenaikan tersebut.
Sementara itu, pemerintahan Trump memberlakukan tarif baru sebesar 10 persen dan 12,5 persen pada barang-barang dari 60 negara mitra dagang, dengan alasan penegakan yang longgar terhadap larangan kerja paksa. Langkah ini dilakukan setelah tarif global sementara sebesar 10 persen berakhir.
Risiko geopolitik menjadi fokus setelah rudal AS menghantam target di seluruh Iran pada Jumat menyusul peringatan Presiden Donald Trump tentang hukuman militer besar bagi Teheran dan sekutu Houthi-nya di Yaman.
Harga minyak melonjak di atas USD100 per barel pada Kamis karena investor menilai kembali risiko gangguan pasokan energi yang berkepanjangan.