Menurutnya, pola tersebut sejalan dengan data inflasi konsumen (CPI) AS yang dirilis sehari sebelumnya.
"Inflasi PPI AS pada Mei memang lebih panas dari perkiraan pada level utama, tetapi lebih rendah pada level inti. Ini menunjukkan dampak harga energi terhadap inflasi yang lebih luas masih relatif terbatas untuk saat ini," tulis El-Erian melalui akun media sosial X.
(DESI ANGRIANI)