sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Ditutup Naik Tajam usai Trump Batalkan Serangan ke Iran

Market news editor Rahmat Fiansyah
12/06/2026 06:08 WIB
Bursa saham AS ditutup naik tajam pada perdagangan Kamis (12/6/2026) waktu setempat setelah Trump membatalkan rencana serangan ke Iran.
Bursa saham AS ditutup naik tajam pada perdagangan Kamis (12/6/2026) waktu setempat setelah Trump membatalkan rencana serangan ke Iran. (Foto: Dok. Freepik)
Bursa saham AS ditutup naik tajam pada perdagangan Kamis (12/6/2026) waktu setempat setelah Trump membatalkan rencana serangan ke Iran. (Foto: Dok. Freepik)

Pada penutupan perdagangan, indeks Dow Jones Industrial Average naik 929,97 poin atau 1,86 persen ke level 50.848,75. Indeks S&P 500 menguat 127,31 poin atau 1,75 persen menjadi 7.394,30, sedangkan Nasdaq Composite melonjak 640,16 poin atau 2,54 persen ke level 25.809,66.

Kendati demikian, S&P 500 masih bergerak di bawah rekor penutupan tertinggi yang dicapai pada awal Juni. Konflik di Timur Tengah masih memicu kekhawatiran inflasi dan sehari sebelumnya indeks teknologi S&P 500 sempat masuk fase koreksi.

Perhatian investor kini tertuju pada saham SpaceX yang dijadwalkan mulai diperdagangkan di Nasdaq pada Jumat (12/6/2026). Perusahaan milik Elon Musk tersebut mematok harga penawaran umum perdana atau IPO sebesar USD135 per saham. IPO itu menghimpun dana USD75 miliar dari penjualan 555,56 juta saham dan menempatkan valuasi perusahaan di level USD1,77 triliun, tertinggi dalam sejarah IPO AS.

CEO 50 Park Investments, Adam Sarhan, mengatakan harga IPO hanyalah tahap awal bagi investor. 

"Harga saham saat IPO hanyalah langkah pertama. Yang lebih penting adalah bagaimana pasar mencerna informasi tersebut. Investor juga harus memahami horizon waktu investasinya," katanya.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement