IDXChannel - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mengebut Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah untuk Tahun Anggaran 2026. Hingga awal Juni 2026, realisasi fisik perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tersebut tercatat berada di angka 13,51 persen.
Pemerintah menargetkan seluruh proses renovasi di lapangan dapat rampung sepenuhnya pada Oktober, atau selambat-lambatnya November 2026. Langkah percepatan ini difokuskan pada tahap verifikasi data para calon penerima bantuan.
Direktur Jenderal Kawasan Permukiman Kementerian PKP, Fitrah Nur mengatakan, dari target awal yang menyasar sekitar 400.000 unit RTLH, proses verifikasi kini telah menyentuh kisaran 300.000 unit. Seluruh verifikasi tersebut ditargetkan tuntas pada bulan ini.
"Sekarang total yang sudah kita instruksikan untuk diverifikasi sekitar 300.000 unit dari total 400.000 unit. Mudah-mudahan bulan Juni ini seluruh instruksi verifikasi bisa selesai. Kami memperkirakan proses verifikasi membutuhkan waktu sekitar dua bulan dan pelaksanaan fisik sekitar tiga bulan," ujar Fitrah dalam keterangan resmi, Jumat (12/6/2026).
Meskipun capaian saat ini masih berada di bawah target kumulatif Juli 2026 yang ditetapkan sebesar 23 persen, Kementerian PKP tetap optimistis mampu mengejar ketertinggalan tersebut. Hal ini dikarenakan sebagian besar tahapan program saat ini masih berjalan di fase verifikasi dokumen dan lapangan.