IDXChannel - Harga minyak mentah kembali turun pada Selasa (28/7/2026) pagi menyusul AS dan Iran yang menghentikan serangan sementara. Hal itu menjadi kabar yang baik bagi pasar global setelah harga minyak mentah melonjak sekitar 20 persen dalam dua minggu hingga Brent mencapai USD100 per barel dipicu perang kedua negara.
Pada Senin pukul 20.37 EDT atau Selasa (28/7/2026) pukul 08.37 WIB, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) terpantau turun sekitar 1,08 persen ke USD81,72 per barel untuk kontrak September 2026. Sementara Brent turun 0,84 persen ke USD87,62 per barel, berdasarkan data Bloomberg.
Penurunan harga telah terjadi sejak pukul 14:45 ET (18:45 GMT) dengan kontrak berjangka Brent yang berakhir pada Oktober merosot 6,5 persen menjadi USD85,67 per barel. Sementara harga minyak mentah WTI berjangka yang berakhir pada September anjlok 7,8 persen menjadi USD82,32 per barel.
Harga Brent sebelumnya mengalami kenaikan 20,6 persen selama dua minggu, sedangkan harga West Texas Intermediate mengalami kenaikan 19,2 persen.
Trump Sebut Ada Peluang Kesepakatan dengan Iran
Harga Brent sempat mencapai USD100 per barel pekan lalu setelah konflik Iran meluas melampaui Selat Hormuz ke Laut Merah, yang berpotensi semakin mengganggu ekspor minyak mentah dari Timur Tengah.