sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kisruh FELDA Sempat Mencuat Lagi, BWPT Dinilai Punya Katalis Baru

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
11/09/2026 11:00 WIB
Kisruh antara FELDA Malaysia dan Rajawali Group sempat kembali mencuat terkait kepemilikan saham PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT).
Kisruh FELDA Sempat Mencuat Lagi, BWPT Dinilai Punya Katalis Baru. (Foto: Eagle High)
Kisruh FELDA Sempat Mencuat Lagi, BWPT Dinilai Punya Katalis Baru. (Foto: Eagle High)

IDXChannel – Kisruh antara FELDA Malaysia dan Rajawali Group sempat kembali mencuat terkait kepemilikan saham PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT).

Namun, di tengah isu tersebut, kinerja operasional dan kondisi keuangan BWPT justru dinilai menunjukkan perbaikan, dengan laba bersih perseroan diproyeksikan tumbuh 20 persen pada 2026.

Analis UOB Kay Hian Willinoy Sitorus dan Audrey Celia dalam riset yang terbit Jumat (11/9/2026) menilai BWPT tengah menjalani proses turnaround setelah melewati periode tekanan keuangan dan restrukturisasi bisnis dalam beberapa tahun terakhir.

Sejak diambil alih Rajawali Group pada 2014, landbank BWPT sempat melonjak hampir 4,4 kali menjadi 416.006 hektare. Namun, hanya sekitar 147.263 hektare yang telah tertanam. Ekspansi tersebut kemudian diikuti kerugian besar hingga 2019-2021, dengan rugi bersih mencapai Rp1,4 triliun pada 2021.

Perseroan selanjutnya melakukan divestasi sejumlah anak usaha dan perkebunan yang tersebar sehingga landbank kini menyusut menjadi sekitar 157.000 hektare.

Halaman : 1 2 3 4 5 6 7
Advertisement
Advertisement