sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kisruh FELDA Sempat Mencuat Lagi, BWPT Dinilai Punya Katalis Baru

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
11/09/2026 11:00 WIB
Kisruh antara FELDA Malaysia dan Rajawali Group sempat kembali mencuat terkait kepemilikan saham PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT).
Kisruh FELDA Sempat Mencuat Lagi, BWPT Dinilai Punya Katalis Baru. (Foto: Eagle High)
Kisruh FELDA Sempat Mencuat Lagi, BWPT Dinilai Punya Katalis Baru. (Foto: Eagle High)

Dari jumlah tersebut, sekitar 84.000 hektare telah tertanam di Kalimantan, Papua, dan Sumatra, dengan sekitar 90 persen pendapatan berasal dari Kalimantan.

Perbaikan neraca juga mulai terlihat. Net gearing BWPT turun menjadi 1,5 kali pada semester I-2026, dari puncaknya 3,5 kali pada 2021. Sementara itu, rasio kemampuan membayar bunga (interest coverage) meningkat menjadi sekitar 3 kali.

Kuasi-reorganisasi pada kuartal II-2026 turut menghapus akumulasi defisit perusahaan, sehingga membuka peluang bagi BWPT untuk kembali membagikan dividen.

Dari sisi kinerja, momentum pertumbuhan masih terjaga. Manajemen menargetkan laba bersih sekitar Rp470 miliar pada 2026, tumbuh sekitar 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Target tersebut ditopang oleh pengolahan tandan buah segar (TBS) sekitar 1,3 juta ton, naik 6 persen secara tahunan, serta harga minyak sawit mentah (CPO) yang masih berada dalam tren kuat.

Halaman : 1 2 3 4 5 6 7
Advertisement
Advertisement