IDXChannel - Harga minyak sawit mentah (CPO) melemah pada Rabu (2/9/2026), setelah mencatat kenaikan selama dua hari berturut-turut. Penurunan terjadi karena aksi ambil untung pelaku pasar dan permintaan ekspor yang masih lesu.
Kontrak acuan CPO untuk pengiriman November di Bursa Malaysia Derivatives Exchange turun 0,80 persen menjadi 4.932 ringgit Malaysia per ton pada pukul 14.41 WIB.
Direktur perusahaan pialang Pelindung Bestari, Paramalingam Supramaniam, mengatakan pasar CPO kembali tertekan aksi ambil untung. Di sisi lain, permintaan terhadap komoditas sawit masih minim.
"Pasar terkena aksi ambil untung, sementara permintaan masih lesu untuk sektor sawit," kata Paramalingam, seperti dikutip Reuters.
Surveyor kargo memperkirakan ekspor produk sawit Malaysia pada Agustus 2026 turun antara 6,5 persen hingga 14,9 persen dibandingkan bulan sebelumnya.