sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Pekan Depan: Musim Laporan Keuangan Bakal Menguji Saham yang Terguncang Perang

Market news editor Febrina Ratna Iskana
12/04/2026 07:56 WIB
Wall Street pada pekan depan akan dipengaruhi oleh laporan keuangan emiten, terutama emiten yang terpengaruh oleh konflik di Timur Tengah.
Wall Street Pekan Depan: Musim Laporan Keuangan Bakal Menguji Saham yang Terguncang Perang. (Foto: iNews Media Group)
Wall Street Pekan Depan: Musim Laporan Keuangan Bakal Menguji Saham yang Terguncang Perang. (Foto: iNews Media Group)

Ini akan menjadi kuartal keenam berturut-turut dengan pertumbuhan dua digit, rentetan terpanjang sejak 2011, menurut kepala strategi pasar untuk Nationwide, Mark Hackett.

"Ini merupakan standar yang cukup tinggi menjelang musim ini," kata ahli strategi portofolio di Natixis Investment Managers Solutions, Garrett Melson.

Di balik permukaan, ekspektasi untuk 11 sektor S&P 500 sangat bervariasi. Sektor teknologi yang berbobot besar diproyeksikan akan mendorong pendapatan naik lebih dari 40 persen, sementara pendapatan sektor kesehatan diperkirakan akan turun 10 persen, menurut LSEG IBES.

Salah satu fokus utama dalam laporan tersebut adalah bagaimana perusahaan melihat efek domino dari melonjaknya harga minyak, yang berpotensi meningkatkan biaya untuk berbagai bisnis dan menekan pengeluaran konsumen. Bahkan dengan penurunan harga minyak setelah kesepakatan gencatan senjata, minyak mentah AS naik sekitar 70 persen tahun ini.

Secara keseluruhan, ekspektasi untuk hasil setahun penuh menjadi lebih optimistis. Pendapatan S&P 500 diperkirakan akan naik lebih dari 19 persen pada 2026, dari perkiraan kenaikan 15 persen pada akhir Februari.

Halaman : 1 2 3 4 5
Advertisement
Advertisement