"Jika bank mengatakan perusahaan mengabaikannya, mereka masih perlu berinvestasi dan masih mengambil pinjaman, itu akan menjadi sinyal positif," kata Giorgi.
Di luar laporan pendapatan minggu depan, investor akan fokus pada laporan harga produsen AS yang merupakan indikator inflasi penting.
Guncangan harga minyak biasanya membutuhkan waktu untuk meresap ke dalam perekonomian, sehingga perang harga minyak menjadi risiko yang lebih besar jika terus berlanjut, kata Schutte.
"Semakin lama ini berlangsung, semakin besar dampaknya terhadap inflasi AS," kata dia.
(Febrina Ratna Iskana)