Lalu segmen daging sapi dan produk olahan menyumbang pendapatan sebesar Rp112,3 miliar, segmen telur berkontribusi Rp47,4 miliar, sedangkan sisanya berasal dari produk-produk lainnya.
Tumiyono menambahkan, WMPP mencatatkan perbaikan rasio lancar (current ratio) menjadi 1,6 kali hingga kuartal III-2026. Perseroan akan melanjutkan upaya peningkatan produktivitas, efisiensi operasional, pengembangan pasar, serta penguatan struktur keuangan.
“Dengan tren ini, perseroan menargetkan pendapatan hingga akhir 2026 dapat meningkat hingga 50 persen dibandingkan 2025,” tutur Tumiyono.
(DESI ANGRIANI)