Blended ARPU XLSMART meningkat menjadi Rp47,1 ribu pada semester I-2026 dari Rp38,2 ribu pada periode yang sama tahun lalu. Kenaikan tersebut didukung strategi harga yang disiplin dan optimalisasi portofolio pelanggan. Sementara itu, trafik data tumbuh 19 persen YoY menjadi 7.934 petabytes, didorong peningkatan penggunaan layanan digital, termasuk streaming, mobile gaming, dan layanan berbasis cloud.
Hingga akhir Juni 2026, sekitar 92 persen site telah terintegrasi ke jaringan XLSMART. Perseroan juga telah membongkar sekitar 15 ribu site duplikasi atau redundant sites sehingga dapat menekan biaya operasional berulang.
Total BTS XLSMART tumbuh 26 persen YoY menjadi 265.442 BTS pada semester I-2026. Sekitar 50 persen penambahan BTS dalam setahun terakhir berada di luar Jawa, termasuk Sulawesi dan Kalimantan. Ekspansi tersebut turut memperkuat cakupan 5G di sejumlah wilayah, termasuk Balikpapan dan Banjarmasin.
Realisasi sinergi merger (gross synergy) mencapai USD153 juta sepanjang semester I-2026, naik lebih dari tiga kali lipat dibandingkan USD48 juta pada periode yang sama tahun lalu. Sinergi tersebut berasal dari penghematan komersial melalui negosiasi mitra dan kontrak, optimalisasi jaringan, site, utilitas dan fiber, efisiensi biaya regulasi, optimalisasi organisasi dan pemasaran, serta penurunan biaya integrasi.
XLSMART juga terus memperluas layanan 5G dengan pendekatan blanket coverage. Hingga akhir Juni 2026, layanan 5G telah tersedia di 52 kota dengan dukungan 15 ribu BTS 5G. Cakupan populasi 5G XLSMART mencapai 23 persen, sedangkan trafik 5G berkontribusi 27 persen terhadap pertumbuhan trafik keseluruhan.