"Strategi pendanaan ini memberikan likuiditas awal bagi perseroan, yang selanjutnya akan dikelola melalui perencanaan arus kas yang matang guna memenuhi kewajiban pembayaran pokok dan bunga pinjaman secara konsisten di masa depan," katanya.
Zyrex sebelumnya mengamankan fasilitas pinjaman dari PT Bank Permata Tbk (BNLI) sebesar Rp178,8 miliar. Kredit itu terdiri dari tiga jenis yakni revolving loan Rp60 miliar untuk modal kerja.
Kedua, term financing senilai Rp54,4 miliar untuk pembelian aset berupa tanah, dan ketiga term financing 2 sebesar Rp64,4 miliar untuk pembangunan.
(Rahmat Fiansyah)