AALI
12250
ABBA
190
ABDA
0
ABMM
3000
ACES
975
ACST
157
ACST-R
0
ADES
5950
ADHI
685
ADMF
8100
ADMG
179
ADRO
3200
AGAR
330
AGII
2000
AGRO
930
AGRO-R
0
AGRS
125
AHAP
62
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
156
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1005
AKSI
280
ALDO
905
ALKA
294
ALMI
290
ALTO
208
Market Watch
Last updated : 2022/05/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
543.27
1.51%
+8.07
IHSG
6914.14
1.07%
+73.37
LQ45
1015.93
1.33%
+13.36
HSI
20112.10
-1.75%
-357.96
N225
26748.14
-0.94%
-253.38
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,358 / gram

Intip Jurusan Kuliah Presiden Indonesia

MILENOMIC
Mohammad Yan Yusuf
Sabtu, 14 Mei 2022 13:55 WIB
Penasaran dengan jurusan kuliah Presiden Indonesia? Tentunya mereka tidak melulu soal politik.
Intip Jurusan Kuliah Presiden Indonesia. (Foto : MNC Media)
Intip Jurusan Kuliah Presiden Indonesia. (Foto : MNC Media)

IDXChannel - Penasaran dengan jurusan kuliah Presiden Indonesia? Tentunya mereka tidak melulu soal politik.

Jurusan kuliah Presiden Indonesia memang didominasi mereka dengan jurusan teknik.

Lalu apa saja jurusan kuliah Presiden Indonesia? Simak penjelasan yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber. 

1. Soekarno

Bergelar Insinyur, Soekarno merupakan Presiden Indonesia yang kharismatik. 

Bapak Proklamator ini diketahui menyelesaikan pendidikan setingkat SMA di HBS (Hoogere Burgerschool) Surabaya pada 10 Juni 1921. 

Setelah tamat, ia melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi Technische Hoogeschool te Bandoeng yang saat ini lebih dikenal dengan nama Institut Teknologi Bandung (ITB).

Ia mengambil jurusan kuliah Waterbowkunde (tata bangunan air), yang dalam perkembangannya ia ternyata lebih berminat untuk menjadi arsitek bangunan umum. 

Beliau dinyatakan lulus pada 25 Mei 1926 dan diwisuda pada 3 Juli 1926 bersama delapan insinyur lainnya.

2. Soeharto

Berpengalaman di bidang militer. Nyatanya, Soeharto sempat berkeinginan untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. 

Namun, hal tersebut tidak terlaksana akibat kendala ekonomi. Hingga pada tahun 1942, beliau melihat pengumuman penerimaan anggota Koninklijk Nederlands Indisce Leger (KNIL) atau tentara kerajaan Belanda. 

Ia kemudian mendaftarkan diri dan diterima sebagai tentara. Namun sayangnya, beliau hanya sempat bertugas selama tujuh hari dengan pangkat Sersan karena Belanda telah menyerah pada Jepang.

3. B. J. Habibie

Satu satunya Presiden Indonesia yang dikenal cerdas ini. B.J. Habibie diketahui memilih Teknik Mesin di Fakultas Teknik ITB untuk jurusan kuliah S1 di tahun 1954. 

Setahun setelahnya, tepatnya tahun 1955-1965, orang yang menjabat sebagai presiden ketiga Indonesia ini melanjutkan pendidikan di Aeronautika dan Astronautika (Teknik Penerbangan) dengan memilih spesialisasi Konstruksi Pesawat Terbang di Rhein Westfalen (RWTF) Aachen, Jerman Barat. 

Habibie menerima gelar Diplom Ingenieur pada 1960, serta Doktor Ingenieur pada 1965 dengan predikat terbaik yaitu Summa Cum Laude.

4. Abdurrahman Wahid (Gus Dur)

Meski terbilang nyeleneh. Gus Dur, panggilan akrab dari Abdurrahman Wahid ini menerima beasiswa dari Kementerian Agama untuk belajar di Universitas Al Azhar di Kairo, Mesir dengan mengambil jurusan Studi Islam pada tahun 1963. 

Dalam buku ‘Biografi Gus Dur’, presiden keempat ini diketahui sangat menikmati hidupnya sebagai mahasiswa di Mesir. 

Gus Dur pun terlibat aktif dalam Asosiasi Pelajar Indonesia dan menjadi jurnalis majalah perkumpulan tersebut.

5. Megawati Soekarnoputri

Sempat berkuliah di Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran Bandung, Megawati Soekarnoputri hanya menjalani masa studinya hanya setahun dari 1965-1967.

Kondisi politik yang nggak kondusif saat itu, memilih dirinya putus kuliah.

Ketika situasi mulai membaik, satu-satunya presiden wanita di Indonesia ini kembali melanjutkan pendidikannya di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia. 

Namun, sayangnya Megawati tak menamatkan kuliahnya karena pada tahun 1970 sang ayah, Presiden Soekarno meninggal dunia.

6. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

Selain Soeharto, SBY juga merupakan presiden yang berasal dari lulusan militer. 

SBY menempuh pendidikannya di Akademi Angkatan Bersenjata RI (Akabri) pada tahun 1973. 

Setelah itu, ia juga melanjutkan lagi studinya di American Language Course di Texas, Amerika Serikat. 

Di Amerika, SBY juga belajar di Airborne and Ranger Course, Fort Benning dan Infantry Officer Advanced Course sejak 1982 hingga 1983. Bahkan, beliau juga pernah mengambil kursus Senjata Antitank di Belgia dan Jerman pada 1984.

7. Joko Widodo (Jokowi)

Seperti Soekarno, Jokowi juga bergelar Insinyur. 

Ia menamatkan kuliahnya di jurusan Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada (UGM) di Yogyakarta. 

Beliau pun berhasil meraih gelar sarjana Ilmu Kehutanan pada tahun 1985 setelah menyusun skripsi dengan judul ‘Studi tentang Pola Konsumsi Kayu Lapis pada Pemakaian Akhir di Kodya Surakarta’. 

Selama berkuliah, Pak Jokowi juga aktif menjadi anggota Mahasiswa Pecinta Alam Silvagama.

Itulah jurusan kuliah presiden Indonesia. Semoga informasi ini berguna bagi Anda dan menambah wawasan Anda. 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD