AALI
9800
ABBA
284
ABDA
6250
ABMM
1365
ACES
1200
ACST
185
ACST-R
0
ADES
3310
ADHI
810
ADMF
7600
ADMG
177
ADRO
2210
AGAR
362
AGII
1430
AGRO
1260
AGRO-R
0
AGRS
151
AHAP
67
AIMS
358
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1090
AKRA
730
AKSI
685
ALDO
1355
ALKA
300
ALMI
282
ALTO
268
Market Watch
Last updated : 2022/01/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.28
0.93%
+4.69
IHSG
6600.82
0.5%
+32.65
LQ45
946.86
0.8%
+7.52
HSI
24289.90
0.19%
+46.29
N225
27011.33
-0.44%
-120.01
NYSE
0.00
-100%
-16413.97
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,325
Emas
849,695 / gram

Mudah Stress, Ini Tiga Tipe Generasi Sandwich yang Perlu Diketahui

MILENOMIC
Shifa Nurhaliza
Minggu, 09 Januari 2022 13:23 WIB
Tipe generasi sandwich sangat cocok bagi generasi milenial yang memiliki tanggung jawab atas biaya hidup berlapis.
Mudah Stress, Ini Tiga Tipe Generasi Sandwich yang Perlu Diketahui. (Foto: Tipe Generasi Sandwich)
Mudah Stress, Ini Tiga Tipe Generasi Sandwich yang Perlu Diketahui. (Foto: Tipe Generasi Sandwich)

IDXChannel - Tipe generasi sandwich sangat cocok bagi generasi milenial yang memiliki tanggung jawab atas biaya hidup berlapis, yaitu diri sendiri, orang tua, anak-anak dan juga keluarganya. Yang dimaksud dengan sandwich yaitu sepotong daging yang terhimpit diantara dua buah roti. Roti ini menjadi gambaran dari adanya orang tua sebagai generasi atas, dan anak-anak sebagai generasi bawah yang secara finansial ditanggung oleh generasi milenial. 

Sandwich Generation banyak ditemui di negara berkembang, salah satunya Indonesia. Berdasarkan kategori usia yang dikutip berbagai sumber, Jumat (7/1/2021), seorang Aging and Elder Care Expert bernama Carol Abaya membedakan sandwich generation menjadi tiga tipe, yaitu:

1. The Traditional Sandwich Generation. 
Kategori generasi sandwich tradisional ini bisa Anda jumpai pada kelompok usia 40 hingga 50 tahun. Generasi ini memiliki kewajiban untuk memenuhi kebutuhan finansial anak-anaknya yang belum bisa mandiri secara finansial dan juga bertanggung jawab atas tanggungan finansial orang tuanya yang sudah lanjut usia.

2. The Club Sandwich Generation. 
Tipe Sandwich Generation yang satu ini dapat ditemukan di rentang umur 50 hingga 60 tahun. Namun untuk rentang usia umur 30 hingga 40 tahun juga bisa dikategorikan sebagai The Club Sandwich Generation. Kategori ini merupakan generasi yang harus menanggung finansial yang sangat berat, yaitu orang tuanya sekaligus juga anak-anaknya yang sudah memasuki usia dewasa, bahkan cucu-cucu mereka.

3. The Open-Faced Sandwich Generation. 
Tipe generasi sandwich yang satu ini biasanya ditemukan pada individu yang terlibat dalam perawatan lansia atau orang tuanya yang sudah memasuki usia tidak produktif, seperti perawat di panti jompo maupun perawat khusus lansia di rumah.

Untuk menjadi seseorang yang terlibat di dalam generasi sandwich tidaklah mudah. Mereka pasti juga akan mengalami berbagai masalah mental. Permasalahan tersebut berupa stress, masalah keuangan, hingga depresi. Sandwich Generation hingga saat ini masih menjadi permasahalan yang sangat pelik dalam urusan finansial. Untuk memutus mata rantai generasi sandwich nyatanya juga tidak mudah. (SNP)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD