AALI
10225
ABBA
474
ABDA
0
ABMM
1650
ACES
1405
ACST
262
ACST-R
0
ADES
2540
ADHI
1095
ADMF
7875
ADMG
240
ADRO
1765
AGAR
344
AGII
1530
AGRO
2130
AGRO-R
0
AGRS
214
AHAP
64
AIMS
505
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
900
AKRA
4650
AKSI
570
ALDO
755
ALKA
246
ALMI
240
ALTO
294
Market Watch
Last updated : 2021/10/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
513.30
0.5%
+2.54
IHSG
6656.94
0.47%
+31.24
LQ45
965.04
0.39%
+3.72
HSI
26038.27
-0.36%
-93.76
N225
29106.01
1.77%
+505.60
NYSE
17169.07
0.27%
+46.83
Kurs
HKD/IDR 1,818
USD/IDR 14,150
Emas
818,997 / gram

Sudah Ada Rencana Menikah? Ikuti Lima Tips Menabung Ala Milenial Ini!

MILENOMIC
Firda Dwi Muliawati
Jum'at, 17 September 2021 16:24 WIB
Pandemi Covid-19 menjadi tantangan tersendiri bagi generasi milenial yang tengah mengelola keuangan untuk masa depan.
Menabung ala Milenial, penting dan wajib dilakukan (Ilustrasi)

IDXChannel – Pandemi Covid-19 menjadi tantangan tersendiri bagi generasi milenial yang tengah mengelola keuangan untuk masa depan. Kondisi ini tentunya menjadi pelajaran bagi para milenial untuk mulai menabung mempersiapkan masa depan entah meniikah ataupun memiliki rumah.

Survei McKinsey menunjukkan bahwa sekitar setengah dari konsumen yang memiliki kekhawatiran atas pekerjaannya, ternyata hanya memiliki tabungan kurang dari empat bulan biaya hidup mereka.

Literasi keuangan masyarakat Indonesia juga baiknya ditingkatkan demi mencapai kebebasan finansial yang memengaruhi banyak aspek. Belum lagi rencana menikah atau beli rumah yang harus tertunda karena keterbatasan tabungan. Oleh karena itu, simak tips menabung ala milenial berikut ini.

1. Manajemen keuangan dengan menabung
Setelah menerima pendapatan tiap bulannya, selalu sisihkan 10%-20% dari total gaji untuk ditabungkan. Mengutip laman resmi Pegadaian, Jumat (17/9/2021), agar uang yang disisikkan untuk ditabung tidak diusik, maka ada baiknya buat rekening baru yang tidak memiliki akses kartu debit untuk tabungan.

Dengan ini, tabungan bisa dipastikan aman dari godaan untuk diambil karena tidak tercampur dngan keperluan sehari-hari.

2. Membuat alokasi anggaran
Selain menyisihkan dana untuk ditabung, gaji yang tersedia agar tertata kemana saja perginya, maka kemampuan untuk membagi uang dalam beberapa alokasi anggaran tentu diperlukan.

Seperti halnya keperluan transportasi, makan, hiburan, dan lainnya, mungkin dibutuhkan sebanyak 10%-50% dari total gaji. Kemudian sisanya bisa dialoasikan pada keperluan lainnya.

3. Buat tujuan keuangan
Keleluasaan dalam menentukan tujuan uang yakan dgunakan masih bisa tertata sejak ssekarang, sebelum semakin menua. Hal ini menjadikan diri lebih fokus pada manajemen keuangan.

Dengan tujuan yang jelas, kemungkinan uang akan dihamburkan untuk kegiatan yang bukan prioritas akan berkurang. Begitupun semangat untuk mencari pendapatan lebih jelas terarah.

4. Mulai investasi
Menyimpan uang dam membiarkannya mengendap di tabungan dalam jangka waktu yang lama, bukan pilihan yang bijak dilakukan. Mengutip laman resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Jumat (17/9/2021), mencoba menggandakan uang dengan berinvestasi merupakan langkah yang tepat.

Memulai investasi dengan menanamkan modal di usaha kelolaan teman atau keluarga bisa dilakukan. Investasi juga bisa dilakukan dalam bentuk emas, deposito, dan reksa dana.

5. Menghemat biaya hidup
Hal selanjutnya yang bisa dilakukan dalam pengelolaan uang adalah menghemat biaya hidup. Pengelolaan dana yang seimbang diperlukan agar pengeluaran tidak melebihi pendapatan.

Penghematan dapat dilakukan dengan mengurangi intensitas makan di restoran atau kafe. Selalu bawa bekal dari rumah saat beraktivitas di luar agar dompetmu aman dari “kekeringan”.

Selain itu, manajemen keuangan berfungsi sebagai panduan dalam mangambil langkah tepat dalam menyiapkan keuangan di masa mendatang. Dengan perencanaan keuangan yang baik, kesulitan akan hilang arah alokasi uang akan terhindari dengan baik. (FIRDA/NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD