IDXChannel - Konsumsi masyarakat yang meningkat selama Ramadan kerap mendorong kenaikan harga sejumlah komoditas pangan dan berujung pada peningkatan inflasi.
Dengan kondisi tersebut, pengamat pertanian dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia, Khudori, menilai pemerintah perlu memperketat pengawasan stok guna meredam tekanan harga.
Menurutnya, langkah pertama yang perlu dilakukan pemerintah adalah memastikan komoditas pangan impor segera masuk ke pasar dan tidak tertahan di gudang importir. Ia mencontohkan komoditas bawang putih yang sebagian besar masih bergantung pada impor.
"Seperti bawang putih, harus dipastikan barangnya segera masuk pasar. Bukan ditumpuk di gudang importir. Untuk bisa memastikan itu, otoritas pengawas harus memiliki data gudang berikut isinya. Tanpa itu pengawasan akan sulit dilakukan, bahkan mubazir," katanya, Senin (9/3/2026).
Selain itu, Khudori menekankan pentingnya kelancaran distribusi untuk komoditas pangan yang diproduksi di dalam negeri. Menurutnya, distribusi dari sentra produksi ke wilayah konsumen harus dipastikan berjalan tanpa hambatan