IDXChannel - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump merasa tak memiliki masalah dengan lonjakan inflasi akhir-akhir ini.
Menurutnya, inflasi di negaranya masih lebih rendah dibandingkan dengan perkiraan awal saat perang di Iran baru dimulai.
Dilansir dari BBC pada Kamis (11/6/2026), Trump juga meyakini inflasi akan turun jika perang sudah usai.
Data dari Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) menunjukkan inflasi konsumen tahunan naik menjadi 4,2 persen pada Mei 2026, level tertinggi dalam tiga tahun.
Kenaikan tersebut terutama didorong oleh naiknya biaya energi akibat perang di Iran.