Melansir The Straits Times (13/11), Chief Creative Officer MSCHF Kevin Wiesner mengatakan bahwa tas ini menjadi kritik terhadap desain tas-tas brand mewah yang kini berukuran makin kecil dari tahun ke tahun.
“‘Tas’ adalah barang yang lucu sekali, karena tas sebenarnya dibuat sebagai sesuatu yang fungsional, tapi sekarang malah menjadi perhiasan,” tutur Wiesner.
Lembaga kolektif seni MSCHF didirikan pada 2016, dan dikenal dengan proyek-proyek karya seninya yang memang bertujuan untuk membuat lelucon tentang kapitalisme sekaligus mengambil keuntungan dari kapitalisme itu sendiri.
Itulah informasi menarik tentang tas tangan Louis Vuitton ukuran mikro.
(Nadya Kurnia)