AALI
9800
ABBA
292
ABDA
6750
ABMM
1400
ACES
1350
ACST
195
ACST-R
0
ADES
3650
ADHI
830
ADMF
7600
ADMG
194
ADRO
2260
AGAR
362
AGII
1475
AGRO
1485
AGRO-R
0
AGRS
148
AHAP
70
AIMS
404
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1130
AKRA
810
AKSI
740
ALDO
1380
ALKA
358
ALMI
290
ALTO
222
Market Watch
Last updated : 2022/01/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.30
-0.48%
-2.43
IHSG
6645.05
-0.72%
-48.35
LQ45
948.02
-0.52%
-4.93
HSI
24218.03
-0.68%
-165.29
N225
28333.52
0.74%
+209.24
NYSE
0.00
-100%
-17259.00
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,319
Emas
838,644 / gram

Ternyata Ini Lima Alasan Milennial Gemar Pindah Kerja Jelang Akhir Tahun

MILENOMIC
Winda Destiana
Senin, 29 November 2021 13:10 WIB
Kebanyakan milenial tidak bisa loyal terhadap perusahaan karena kompensasi atau gaji, work life balance, dan bagaimana budaya perusahaan itu sendiri. 
Mengundurkan diri dari pekerjaan (Ilustrasi)
Mengundurkan diri dari pekerjaan (Ilustrasi)

IDXChannel - Dunia kerja kembali bergairah semenjak melandainya kasus Covid-19. Berbagai perusahaan mulai membuka proses rekruitment karyawan baru setelah sempat tertahan satu tahun akibat pandemi Covid-19. 

Hal tersebut dimanfaatkan oleh para generasi milenial untuk mencari pekerjaan baru demi mengembangkan diri menjadi lebih baik. Hal ini bisa karena dari sisi manajerial kurang memberikan kesempatan kepada milenial untuk tanggung jawab yang lebih besar.

Dengan menawarkan kesempatan kerja yang lebih, tak heran bila milenial berani untuk berpindah ke tempat kerja lainnya. 

Akan tetapi, menurut laman Entrepreneur Senin (29/11/2021) kebanyakan milenial tidak bisa loyal terhadap perusahaan karena kompensasi atau gaji, work life balance, dan bagaimana budaya perusahaan itu sendiri. 

Selain itu, berdasarkan hasil survey, 56 persen generasi milenial ataupun Gen-Z (generasi yang lahir di pertengahan 1990 hingga awal 2000) menganggap rekan kerja adalah hal yang paling penting dalam bekerja. Sehingga ketika mereka tidak mendapatkan kenyamanan dari rekan kerja, milenial cenderung mencari pekerjaan baru. 

Berikut ini beberapa faktor mengapa generasi milenial gemar berpindah kerja jelang akhir tahun mengutip laman Entrepreneur:

1. Dapat Tawaran Menjanjikan
Tak ayal, tawaran pekerjaan yang lebih menjanjikan menjadi alasan tersendiri milenial pindah kerja

Tidak hanya sebatas pada gaji saja, seperti yang sudah diutarakan, milenial mempertimbangkan banyak hal sebelum memutuskan untuk pindah kerja. Hal tersebut seperti rekan kerja, suasana kantor, hingga keseimbangan kehidupan kerja dan pribadi. Atas dasar tersebut, milenial tak henti mencari pekerjaan yang sesuai dengan kriterianya. 

2. Ingin Mendapat Pengakuan
Meskipun usianya masih muda, namun jangan remehkan kemampuan milenial dalam bekerja. Mereka rata-rata memiliki kemampuan cukup mumpuni asalkan sesuai dengan minat. 

Dengan pesatnya pertumbuhan teknologi saat ini, memungkinkan setiap milenial untuk terus meningkatkan kemampuan yang dimiliki. Mereka cepat membaca peluang dan tahu bagaimana mengisi kesempatan tersebut. 

Terkadang, hal inilah yang tidak disadari perusahaan. Banyak perusahaan menganggap milenial tidak kompeten karena usia mereka masih muda. Padahal, kinerja mereka jauh lebih baik ketimbang karyawan senior. Milenial ingin mendapatkan pengakuan bahwa mereka bisa bekerja dengan cepat, cerdas dan tepat. 

3. Lingkungan Kerja Tidak Mendukung
Milenial tidak menyukai adanya senioritas di dalam lingkungan pekerjaan. Bukan berarti mereka tidak hormat kepada karyawan lama, namun milenial cenderung kurang suka terhadap konflik senioritas yang ada di perusahaan. 

Milenial butuh dukungan dari rekan kerja yang mengerti akan dirinya dan pekerjaannya. Terlalu jelas tingkat senioritas di perusahaan membuat milenial mantap mencari pekerjaan baru. 

4. Kesempatan Aktualisasikan Diri
Milenial tidak segan meninggalkan kantor lama mereka jika di perusahaan baru lebih menjanjikan. Pasalnya, alasan milenial cenderung sering berpindah tempat kerja adalah kebutuhan untuk aktualisasi diri.

Ini akan terwujud jika perusahaan berani menawarkan posisi yang lebih tinggi dari sebelumnya. Bahkan, milenial tidak membutuhkan waktu lama jika mendapatkan penawaran dari perusahaan bergengsi. 

5. Lokasi 
Lokasi juga turut menjadi alasan milenial gemar berpindah kerja. Mencari pekerjaan yang dekat dengan tempat tinggal juga menjadi goals dari milenial saat ini. 

Bahkan, milenial juga sudah menganut sistem kerja hybrid dimana bisa bekerja darimana saja tanpa perlu datang ke kantor secara rutin. Hal ini dikarenakan karakter milenial yang cepat bosan dan menyukai tantangan baru. 

Nah itu tadi lima alasan milenial gemar berpindah kerja. Mereka akan terus mencari mana perusahaan yang menguntungkan bagi dirinya, baik dari gaji maupun peluang jabatan yang menjanjikan. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD