Kesiapan itu dicapai dalam waktu yang sangat singkat. Prabowo mengungkapkan bahwa seluruh proses pembangunan diselesaikan dalam kurang dari satu tahun. Bahkan, secara fisik pemerintah telah menyiapkan lebih dari 9.000 gedung dan sistem koperasi di seluruh Indonesia.
"Dalam 7 bulan kita bisa operasionalkan 1.061 koperasi tetapi tadi dilaporkan oleh Menko Pangan secara fisik yang sudah siap adalah lebih dari 9.000 gedung, 9.000 gudang dan 9.000 sistem," ujarnya.
Dari sisi fungsi, koperasi desa dirancang sebagai penggerak ekonomi rakyat yang menyentuh langsung kebutuhan sehari-hari, mulai dari distribusi sembako, pupuk bersubsidi, dan gas tabung, hingga kredit murah, logistik, penyerapan gabah petani, dan apotek obat murah.
"Ini adalah kegiatan-kegiatan koperasi merah putih, ada sembako yang dijual. Sembako macem-macem termasuk subsidi, juga penyalur-penyalur gas (LPG), penyalur pupuk subsidi, sembako subsidi, kredit murah, layanan logistik bekerja sama dengan pos indonesia, penyalur bantuan pemerintah, menyerap gabah petani dan juga akan ada apotek obat murah," ujar Presiden.
Dengan fondasi itu, Prabowo mengajak masyarakat untuk menanggalkan mental rendah diri dan mulai percaya pada kemampuan bangsa sendiri. "No, kita tidak boleh jadi bangsa yang kalah kita harus jadi bangsa yang menang dan kita akan menang kita akan kuat kita akan bangkit," tuturnya.