sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

2.458 Penerbangan Domestik Terganggu Karhutla, 1.324 Dibatalkan atau Ditunda

News editor Tangguh Yudha
18/10/2026 13:54 WIB
Sebanyak 2.458 penerbangan domestik di Indonesia terganggu akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sejak 11 Agustus hingga 17 Oktober 2026.
2.458 Penerbangan Domestik Terganggu Karhutla, 1.324 Dibatalkan atau Ditunda. (Foto: Ilustrasi)
2.458 Penerbangan Domestik Terganggu Karhutla, 1.324 Dibatalkan atau Ditunda. (Foto: Ilustrasi)

Dari jumlah tersebut, sebanyak 12 penerbangan rute Singapura–Pontianak pulang pergi dibatalkan pada 12–23 September 2026 akibat kabut asap di Bandara Supadio. Sementara itu, dua penerbangan rute Singapura–Palembang pulang pergi dibatalkan pada 15 Oktober 2026 akibat gangguan asap di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II.

Gangguan serupa juga terjadi pada penerbangan perintis. Sebanyak 22 penerbangan dibatalkan pada 16 Oktober 2026, termasuk dua penerbangan kargo.

Pembatalan tersebut tersebar di wilayah koordinasi Singkep sebanyak enam penerbangan, Kuala Pembuang empat penerbangan, Tanah Merah enam penerbangan, dan Gorontalo enam penerbangan.

Merespons kondisi tersebut, Ditjen Perhubungan Udara meminta seluruh penyelenggara bandar udara di wilayah terdampak meningkatkan langkah mitigasi guna memastikan keselamatan penerbangan.

Langkah tersebut mencakup penerapan prosedur penerbangan dalam kondisi jarak pandang rendah atau Low Visibility Procedures (LVP) bersama AirNav Indonesia dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), penerbitan Notice to Airmen (NOTAM), serta peningkatan kesiagaan operasional di sisi udara.

Penyelenggara bandar udara juga diminta mengoptimalkan pelayanan penumpang di terminal, termasuk memberikan informasi terkini mengenai jadwal penerbangan dan menyediakan masker bagi penumpang yang terdampak kabut asap.

Di sisi lain, operasi pemadaman karhutla melalui water bombing terus dilakukan. Sepanjang 20 April hingga 16 Oktober 2026, tercatat sebanyak 5.179 kali penerbangan water bombing menggunakan 38 pesawat udara dari 11 operator.

Bandara di wilayah terdampak turut mendukung operasi tersebut melalui penyediaan area parkir pesawat dan helikopter, prioritas slot penerbangan, serta posko pemantauan karhutla.

Lukman mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memahami adanya penyesuaian jadwal penerbangan akibat kabut asap. Penumpang juga diminta memastikan informasi penerbangan melalui maskapai masing-masing sebelum berangkat ke bandar udara.

“Masyarakat diimbau tetap tenang, memaklumi penyesuaian jadwal penerbangan akibat asap, dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Sebelum berangkat ke bandar udara, penumpang diharapkan memantau perkembangan cuaca dan informasi penerbangan melalui maskapai masing-masing,” ujar Lukman.

(Shifa Nurhaliza Putri)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement